Tiga di olahraga bukan hanya pilihan desainer. Ini adalah arketip yang kuat yang menyatukan kekuatan, kecepatan, keagresi, dan kebujanan. Selama puluhan tahun, hewan karnivora polos menjadi taliwangi kompetisi terbesar, emblem tim, dan simbol pribadi atlet. Dari api olimpiade di Seoul hingga tatto di tangannya pemain tenis nomor satu dunia, tiga terus menjadi salah satu ikon yang paling kenal dan beremosi di dunia olahraga.
Kiedy di tahun 1988 Korea Selatan untuk pertama kalinya menerima Olimpiade Musim Panas, penduduk yang menghadapi tantangan yang sulit: membuat taliwangi yang dapat merefleksikan identitas nasional dan di samping itu dapat diartikan kepada seluruh dunia. Pilihan jatuh pada tiga Amur — hewan yang di budaya Korea simbolis keberanian, kebijaksanaan, dan kebujanan. Demi itu lahir Hodori — keledai tiga yang senang di topi tradisional Koréa sangmo, dengan gelar olimpiade di leher dan ekor yang diangkat dalam gerak sambutan.
Nama taliwangi dipilih dari 2.295 proposal yang diusulkan. \"Ho\" berarti \"tiga\" dalam bahasa Koréa, sementara \"dori\" adalah sufiks kasih sayang untuk jenis kelamin pria. Jadi Hodori menjadi \"anak laki-laki tiga\" — ramah, berenergi, dan tampan, yang mewakili semangat rakyat Koréa dan motto utama Pertandingan: \"Tangan bersama-tangan\".
Hodori bukan hanya gambar di hadiah. Gambar ini digunakan di poster resmi, medali, emblem, dan hak penggunaan taliwangi dibeli oleh 140 perusahaan. Dia muncul di berbagai disiplin olahraga di medali olimpiade: dengan besi, di barisan penari, dengan факел. Tiga ini benar-benar menjadi simbol Olimpiade yang diingat hingga sekarang sebagai salah satu yang paling cerah dan ramah dalam sejarah.
Jika Hodori menjadi simbol seluruh Olimpiade, maka untuk pemain tenis Belarusia Arina Sobolenko, tiga menjadi taliwangi pribadi dan bagian dari imajen. Pemain nomor satu dunia memakai tatuasi dengan gambar tiga di tangannya — dan ini bukan hanya hiasan. Sobolenko dilahirkan di tahun Tiga menurut kalender Tiongkok, dan dia mengasosiasikan diri dengan hewan ini sepanjang sebagian besar karirnya.
Namanya \"Tiga Perempuan\" yang terikat dengan dia bukan karena hal yang tak berarti. Sobolenko sendiri mengakui bahwa tatuasi mengingatkannya tentang kebutuhan untuk kuat dan tidak menyerahkan diri di hadapan kesulitan. Selain itu, pelatihnya menggunakan tatuasi sebagai alat motivasi: selama pertandingan dia akan mengatakan kepada Arina untuk melihat tangannya dan berjuang. Dan ini berfungsi: setelah pertandingan, dia mengatakan: \"Hari ini saya berjuang seperti tiga yang sebenarnya\".
Sobolenko sangat menyanggupi diri dengan tiga, sehingga memberikan bahu anggota tim dengan tatuasi gambar tiga, muncul di lapangan dengan tas khusus dengan corak tiga, dan bahkan membuat tatuasi sementara untuk memperingati kemenangan. Bagi dia, tiga bukan hanya simbol, tetapi mentalitas.
Tiga sering menjadi tamu di emblem tim olahraga di seluruh dunia. Di Rusia, contoh yang paling menonjol adalah klub hoki Khabarovsk \"Amur\". Tiga Amur di gambar logo tim, dan taliwangi tim adalah tiga yang bernama Berhat. Arena rumah klub ini memiliki nama tidak resmi \"Tepatnya Tiga\", dan tim pemuda disebut \"Amur Tiga\". Pilihan simbol ini bukan beracun: tiga Amur adalah salah satu simbol utama Provinsi Khabarovsk, dan warna kemeja klub berwarna oranye-hitam diulang warna karnivora.
Di luar benua, tiga juga disukai. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah \"Memphis Tigers\", tim perguruan tinggi di Amerika yang taliwangi adalah tiga beningal yang bernama TOM III. Tiga juga menjadi simbol tim olahraga Universitas Princeton. Di sepakbola, klub Inggris \"Hull City\" menggunakan emblem dengan ekor tiga sejak tahun 1970-an, dan tim Tajik \"Istaravshan\" dikenal sebagai \"Tiga Utara\".
Kenapa tiga begitu populer di simbolika olahraga? Jawabnya berada di kualitas yang diwakili. Tiga adalah kekuatan, kecepatan, keagresi, dan pertahanan. Dalam budaya Timur, ia dianggap sebagai simbol kejujuran perang dan keberanian. Bagi pemain hoki, sepakbola, dan tenis, kualitas ini adalah ideal profesional.
Pemimpin pertandingan dunia voli di Rusia menggambarkan tiga sebagai makhluk yang \"selalu bergerak, aktif, kuat, dan cekap\", dengan \"kepemimpinan yang cerah, lembut, dan reaksi yang luar biasa\". Dalam penggambaran ini ada portret pemain yang hampir sempurna: kekuatan, kecepatan, reaksi, dan kepemimpinan. Itu adalah alasannya tiga tetap dipilih simbol yang dipersilakan — dia berbicara dalam bahasa olahraga tanpa penerjemah.
Dari Hodori olimpiade yang tersenyum ke jutaan penonton di tahun 1988 hingga tatuasi Arina Sobolenko yang melihatnya sebelum setiap pertandingan — tiga tetap menjadi salah satu ikon yang paling cerah dan penting di olahraga. Dia menyatukan apa yang dihargai atlet: kekuatan, kecepatan, keberanian, dan keinginan tak kenal lelah untuk kemenangan. Dan selama pemain berusaha untuk kualitas ini, tiga akan tetap bersamanya — di emblem, taliwangi, dan kulit.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Asia ® All rights reserved.
2024-2026, ELIB.ASIA is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Asia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2