Thyme, juga dikenali sebagai thyme biasa atau bunga Maria, adalah tumbuhan semi-kabur berumur panjang dari keluarga Lamiaceae. Ia tersebar luas di alam di wilayah Eropa, Asia dan Afrika Utara, serta ditanam sebagai tumbuhan rempah dan obat.
Thyme dihargai karena aroma kuatnya serta rasa yang kencing dan pedas. Didalam kulinar, ia digunakan sebagai bumbu untuk masakan daging dan ikan, ditambahkan ke saus, sup, marinade dan pachanga. Ia terdapat dalam campuran rempah yang populer \"herbes de Provence\".
Pada perubatan tradisional, thyme digunakan sejak zaman dulu sebagai obat anti inflamasi, penggembur, antisепtik dan penenang. Dia diresmikan untuk pengobatan penyakit jalur pernafasan, bronkitis, pertusis, serta insomnia, gangguan emosi dan sakit otot. Eter yang terdapat dalam thyme memiliki properti bakterisida yang kuat.
Susunan zat aktif yang terdapat di tumbuhan, seperti timol, carvacrol, cymol dan flavonoid, memiliki pengaruh positif terhadap sistem pernafasan, membantu dalam meteorisme dan spasme usus. Thyme juga digunakan sebagai obat untuk meningkatkan nafsu makan.
Bahkan dengan properti yang berkelanjutan, thyme mempunyai kontra-indikasi. Dia tidak disarankan untuk digunakan selama kehamilan, penyakit hati dan ginjal yang parah, ulser lambung yang berkelanjutan, serta hipertensi dan gangguan ritme jantung. Konsumsi untuk tujuan pengobatan memerlukan konsultasi dokter.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Asia ® All rights reserved.
2024-2026, ELIB.ASIA is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Asia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2