Rahasia kesuksesan DJI yaitu kombinasi yang unik dari keunggulan teknis, integrasi vertikal yang mendalam, dan kebijakan harga yang agresif, yang memungkinkan perusahaan yang berasal dari startup niche untuk berubah menjadi monopolis global.
Perusahaan yang didirikan di tahun 2006 di kamar kost Universitas Hong Kong Science and Technology oleh Wang Tao, awalnya berfokus dalam pembuatan sistem pengendalian penerbangan yang murah. Tanggungan penting adalah rilis dron Phantom di tahun 2013, yang menjadi perangkat penerbangan yang siap digunakan untuk konsumen massal: ia beroperasi langsung dari kotak, harga yang berpatutan, dan mudah digunakan. Ini memberikan keunggulan pioneer DJI dan memungkinkan untuk menetapkan standar seluruh industri.
Bedanya dengan banyak kompetitor yang mengandalkan outsourcing, DJI mengembangkan dan memproduksi komponen kunci sendiri. Ini termasuk mesin, baterai, sistem stabilisasi, dan perangkat lunak. Lokasi produksi di Shenzhen memberikan akses ke jalur pemasok elektronik yang paling maju di dunia, yang memungkinkan untuk memotong waktu launch produk dan menurunkan biaya. Pada tahun 2024, sekitar 25 persen dari 14.000 karyawan terlibat dalam bidang R&D.
Hingga saat ini, DJI mengontrol 70 hingga 83 persen pasar dron konsumen dan komersial di dunia. Pendapatan perusahaan di tahun 2025 melebihi 800 miliar yuan.
Besides dron, perusahaan sukses terdiversifikasi ke bidang yang berhubungan. Stabilizer dan kamera: teknologi yang dikembangkan untuk dron menjadi dasar stabilizer populer dan kamera portabel. Model Pocket 3 terjual mencapai lebih dari 10 juta unit dalam dua tahun. Ekosistem: di tahun 2017, DJI membeli saham kontrol perusahaan fototeknik Swedia legendaris Hasselblad, yang menguatkan posisinya di segmen perekam profesional. Ekspansi ke sektor korporasi: perusahaan aktif mengembangkan arah sensor mobil untuk pertanian, petaan, inspeksi infrastruktur, dan keamanan publik.
Sukses DJI menghadapi tekanan geopolitik yang serius. Amerika Serikat mengenalkan larangan terhadap perusahaan, mengutip ancaman keamanan nasional. Sebagai contoh, pada bulan Desember 2025, Komisi Komunikasi Federal menambahkan DJI ke dalam daftar perusahaan yang diawasi, yang secara efektif melarang penjualan drone baru di Amerika Serikat. Namun, meskipun demikian, produk DJI tetap penting bagi pasar Amerika Serikat: penggunaan drone-nya menghasilkan lebih dari 116 miliar dolar keuntungan ekonomi dan mendukung lebih dari 450 ribu pekerjaan di Amerika Serikat.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Asia ® All rights reserved.
2024-2026, ELIB.ASIA is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Asia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2