Ular hitam adalah hewan pemangsa terbesar di Belarus. Pada suatu waktu, ia berada di pinggir pupus, tetapi saat ini populasi nya tumbuh dengan kuat dan pertemuan dengan manusia semakin sering. Dalam artikel ini, kami akan berbagi tempat tinggal beruang Belarus, berapa banyak yang ada sekarang, mengapa berburuan di atas mereka diizinkan dan apa yang harus dilakukan jika Anda bertemu dengan beruang di hutan.
Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus, populasi beruang hitam di negara ini mencapai 700 ekor. Pada saat yang sama, menurut data operasional pengguna buruan, pada 1 Juni 2026, sudah tercatat 1491 hewan. Ini adalah pertumbuhan yang besar dibandingkan dengan tahun 1980-an, ketika populasi dianggarkan hanya 80-130 ekor.
Beruang di Belarus tersebar dengan berbeda. Sebagian besar populasi — sekitar 74% — terkonsentrasi di Provinsi Vitebsk, di utara negara. 23% tinggal di Provinsi Minsk, dan 3% di Provinsi Mogilev. Di selatan negara, beruang hanya terjadi secara episodik — ekor individu masuk ke wilayah Kepulauan Belarusia Radiasi dan Ekologi, Hutan Belarusia dan Taman Nasional Pripyat.
Menariknya, di tahun 2023, beruang hitam untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun dideteksi di Taman Nasional \"Pripyat\". Ini menunjukkan ekspansi lingkungan pemangsa ke selatan secara perlahan.
Pada tahun 2025, beruang hitam di Belarus berada di bawah perlindungan yang ketat dan dimasukkan ke dalam Buku Merah dengan kategori penting ekologis tertinggi. Namun, karena pertumbuhan populasi, status nya diubah menjadi kategori ke-IV — \"jenis yang potensial berbahaya\".
Sejak 21 Mei 2025, Perintah Presiden Republik Belarus № 420 yang berlaku, mengubah peraturan buruan. Beruang dan kucing biru mendapatkan status \"biner\": mereka tetap menjadi jenis yang berada di Buku Merah, tetapi dapat dianggap hewan buruan jika diperlukan untuk pengaturan populasi.
Pada tahun 2025, musim buruan pertama diadakan untuk beruang dengan batas 47 ekor. Pada tahun 2026, musim buruan dimulai 1 Juli dan berlangsung sampai 31 Desember. Total batas untuk tahun 2026 adalah 35 ekor, yang dijadwalkan untuk diambil di delapan daerah buruan di Provinsi Vitebsk dan Minsk.
Pengambilan keputusan untuk membuka buruan menyebabkan debat. Perwakilan organisasi buruan mengklaim bahwa ini adalah langkah yang dipaksa karena peningkatan konflik antara beruang dan manusia. Sementara itu, para ekologis berpendapat bahwa buruan tidak akan menyelesaikan masalah, dan makanan khas di daerah buruan hanya akan mengajak beruang untuk mendekati manusia dan meningkatkan jumlah pertemuan berbahaya.
Para ahli memperingatkan: pertemuan dengan beruang di hutan Belarus sudah bukan hal yang unik, khususnya di Provinsi Vitebsk. Pemangsa biasanya tidak agresif dan mencoba untuk pergi jauh dari manusia, tetapi dalam beberapa situasi ia dapat berbahaya. Khususnya, perhatian khusus harus diberikan saat bertemu dengan ibu beruang bersama cubs, selama musim goni, serta dengan ekor yang luka-luka atau kelaparan musim semi setelah keluar dari kebiasaan tidur.
Apa yang harus dilakukan saat bertemu:
Pesan serangan adalah dengkar yang terlipat, bulu yang diangkat di leher, gigi yang terbuka dan posisi yang tegang. Jika kontak tidak dapat dihindari, jatuh ke tanah, berbaring di punggung atau berbalut seperti kembang, tutup kepala dengan tangan dan tinggalkan tempat dengan segera. Jika serangan terus berlanjut, pertahankan diri dengan cara yang dapat diakses, serang mata dan hidung hewan, gunakan pembersih api.
Menetap di dekat pemangsa yang besar ini adalah tanggung jawab yang besar dan penghormatan untuk alam liar. Namun, ingat: kasus penyerangan manusia oleh beruang di Belarus jarang, dan kesempatan mendapatkan luka dari hewan hutan sangat kecil.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Asia ® All rights reserved.
2024-2026, ELIB.ASIA is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Asia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2