Sejarah Troia adalah penggabungan yang menarik antara mitos dan kenyataan yang selama ribuan tahun menggerakkan daya imajasi manusia. Bandar yang dinyanyikan oleh Homeros dalam \"Iliad\", lama kelamaan dianggap hanya cerita sastra yang bersifat khayal, hingga pada abad kesembilan puluh para arkeolog membuktikan keberadaannya sebenarnya. Troia menjadi simbol bukan hanya untuk perang kuno, tetapi juga keadilan para ilmuwan yang percaya kebenaran legenda.
Menurut epos kuno Yunani, Perang Troia dimulai karena penculikan raja Troia, Paris, kepada Helen, isteri raja Spartakus, Menelaus. Peristiwa ini mengakibatkan pengepungan bandar yang berlangsung bertahun-tahun oleh pasukan gabungan Ahai. Episode yang paling terkenal perang adalah rencana yang cerdik Odysseus dengan kuda kayu yang memungkinkan orang Yunani mendalam kota dan menghancurkannya.
Para sejarawan percaya bahwa perang dapat terjadi sekitar ribuan tahun sebelum Masihi dan menjadi refleksi konflik yang sebenarnya antara Mikenas Yunani dengan penduduk Troad untuk kendali selat yang menuju Laut Hitam. Namun, epos Homeros bukan kronik sejarah, tetapi penggabungan mitos, legenda, dan fiksi poези, tempat kenyataan berbingungan dengan intervensi dewa.
Selama berabad-abad, Troia dianggap hanya kota mitos. Perubahan penting datang dengan penggalian arkeologik penggemar Jerman Henry Schliemann, yang dimulainya pada tahun 1870 di bukit Hisarlik di Turki. Dengan dipicu niat yang mendalam untuk membuktikan kebenaran pahlawan Homeros, Schliemann, menggantung teks \"Iliad\" dan deskripsi topografi, memilih tempat itu. Dalam proses penggalian, ketinggian beberapa kota yang berada di lapisan-lapisan dijumpai. Schliemann percaya bahwa dia menemukan kota Troia yang diserang para Yunani, dan bahkan mengumumkan temuan \"harta karun Priam\", yang kemudian terungkap berada di periode yang lebih awal.
Walaupun terdapat kesalahan interpretasi dan metode penggalian yang barbar, penemuan Schliemann menjadi sensasi dan membuktikan bahwa di belakang mitos sering ada kenyataan historis. Namun, para ilmuwan modern berpendapat bahwa kota Homeros Troia lebih seperti kota ke-7, bukan kota yang ditemukan Schliemann.
Sejarah Troia dan Perang Troia menjadi salah satu cerita penting dalam sastra dan seni Barat. Selain epos Homeros, peristiwa perang disebutkan dalam karya kuno lain seperti \"Aeneid\" Vergilius, yang berbicara tentang pengungsian pahlawan Troia, Enea, dan pendirian Roma.
Pada abad Pertengahan di Eropa, legenda tentang Troia sangat populer. Disangka bahwa banyak dinasti Eropa mengambil asalnya dari pahlawan Troia, seperti Mеровингan Perancis dan orang Inggris, yang menurut legenda, mengambil asalnya dari Brutus Troia, pendiri legendaris Britania.
Gambar pahlawan Perang Troia seperti Achilles, Hector, Paris, dan Helen menjadi arketip dalam kebudayaan dunia, dan kota itu sendiri menjadi simbol kekalahan, kerusakan, dan kehancuran civilisasi besar. Ekspresi \"kuda Troja\" menjadi kata kerja untuk menunjukkan ancaman tersembunyi.
Pada tahun 1998, penemuan arkeologis di Hisarlik dijadwalkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO. Saat ini tempat itu adalah taman arkeologi tempat penggalian dilanjutkan dan terdapat musium untuk pengunjung. Turis menghadirkan reruntuhan dinding, menara, dan rumah yang terdiri dari lapisan-lapis kota kuno, mencakup periode dari zaman perunggu hingga periode Romawi. Penelitian terus berlanjut di abad ke-21, membuka rahasia yang baru kota yang menarik ini, tempat mitos dan kenyataan disatukan selama-lamanya.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Asia ® All rights reserved.
2024-2026, ELIB.ASIA is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Asia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2